Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) merealisasikan penyaluran bantuan kemanusiaan bagi korban terdampak bencana hidrometeorologi.

Kegiatan ini difokuskan di Desa Dayah Kruet, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, pada Minggu (14/12/2025).

Sebagai manifestasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada pilar pengabdian kepada masyarakat ditengah musibah bencana hidrometeorologi yang melanda provinsi Aceh.

Aksi kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Hukum Unmuha, Dr. Mainita, S.H., M.H.Kes., dengan didampingi oleh jajaran Wakil Dekan serta Tenaga Kependidikan (Tendik) dan juga Perwakilan mahasiswa.

Dalam kesempatan tersebut, tim Fakultas Hukum Unmuha mendistribusikan secara langsung 200 paket bantuan logistik guna merespons kebutuhan mendesak masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor.

​Dr. Mainita menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud konkret kepedulian institusi pendidikan terhadap krisis sosial.

“Penyerahan bantuan ini merefleksikan solidaritas civitas akademika terhadap para penyintas bencana hidrometeorologi di Aceh. Kami berharap, dukungan logistik ini dapat meringankan beban warga dalam menghadapi fase pemulihan pascabencana,” ujar Dr. Mainita.

Selain aspek material, Dr. Mainita juga menekankan pentingnya penguatan psikososial melalui perspektif teologis.

Beliau mengajak masyarakat untuk memaknai musibah ini secara spiritual, memandangnya sebagai bagian dari ketetapan Allah SWT yang perlu dihadapi dengan ketabahan dan keimanan yang kokoh.

Sebagai informasi, bantuan logistik yang disalurkan merupakan hasil sinergi filantropi yang dihimpun dari donasi pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan di lingkungan Fakultas Hukum Unmuha.

“Bantuan yang datang juga diperkuat oleh dukungan solidaritas dari jejaring nasional, yakni Forum Dekan Fakultas Hukum Perguruan Tinggi Muhammadiyah-‘Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia,” ujar Dr. Meinita. (Humas)