Rektor Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha), Dr. Aslam Nur, MA, secara resmi melepas 305 mahasiswa untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026. Acara pelepasan ini berlangsung khidmat di Aula Fakultas Ekonomi Unmuha pada Sabtu, 10 Januari 2026.

Pada periode ini, KKN Unmuha mengusung tema strategis: “Kolaborasi Aksi untuk Gampong Berdaya, Aceh Pulih dari Bencana”. Program ini dirancang untuk mengintegrasikan peran akademis mahasiswa dengan pengabdian nyata di tengah masyarakat.

Kepala Badan Pelaksana (Bapel) KKN, Dr. Muhammad Heikal Daudy, SH, MH, dalam laporannya merincikan bahwa 305 mahasiswa peserta terbagi ke dalam tiga klaster utama yaitu ​KKN Reguler yang berlokasi di Kecamatan Krueng Barona Jaya, ​KKN Muhammadiyah yang bertempat di Dayah Baitul Arqam serta ​KKN Mandiri Kebencanaan yang dilaksanakan secara khusus di 15 Kabupaten/Kota di seluruh Aceh.

“Pelaksanaan KKN akan dimulai serentak pada Senin, 12 Januari 2026, dan dijadwalkan berakhir pada 8 Februari 2026,” jelas Dr. Muhammad Heikal.

Dalam sambutannya, Rektor Unmuha, Dr. Aslam Nur, MA, menekankan pentingnya bagi mahasiswa untuk menjaga integritas dan identitas selama berada di lokasi pengabdian. Beliau berharap mahasiswa mampu membawa nama baik almamater serta memberikan dampak positif bagi masyarakat lokal.

“Kami mengharapkan mahasiswa mampu menginternalisasikan identitas kita dalam setiap langkah pengabdiannya: sebagai insan akademis Unmuha yang unggul, kader Persyarikatan Muhammadiyah yang militan, serta warga masyarakat Aceh yang menjunjung tinggi nilai syariat dan kearifan lokal,” tegas Rektor.

Beliau juga menambahkan bahwa menjaga etika dan moralitas adalah cerminan dari identitas kolektif sebagai sivitas akademika Unmuha.

Acara pembekalan dan pelepasan ini turut dihadiri oleh Wakil Rektor 1, Dr. Nuzulman, SE, M.Si. ​Kepala Biro Administrasi Akademik, Maidar, SE, M.Si, ​para Dekan di lingkungan Universitas Muhammadiyah Aceh dan ​Dengan pelepasan ini, mahasiswa diharapkan siap terjun ke lapangan untuk menjalankan misi kemanusiaan dan pemberdayaan ekonomi desa di mana mereka ditempatkan. (Humas)