Sebanyak 124 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) secara resmi memulai program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Berdampak di Kecamatan Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar. Program pengabdian ini dijadwalkan berlangsung mulai 12 Januari hingga 8 Februari 2026.
Para mahasiswa tersebut akan tersebar di 12 desa (gampong) untuk merancang berbagai program kerja yang relevan dengan disiplin ilmu masing-masing. Fokus utama kegiatan ini adalah memberikan dampak positif langsung serta solusi nyata atas tantangan yang dihadapi oleh masyarakat setempat.
Kepala Bapel KKN Unmuha, Dr. Muhammad Heikal Daudy, S.H., M.H., dalam sambutannya menekankan bahwa kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat merupakan wujud nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Program ini juga selaras dengan rekomendasi Pemerintah Kabupaten Aceh Besar terkait pembangunan desa berkelanjutan.
“Kehadiran mahasiswa membawa semangat baru, ide-ide segar, dan energi positif. Mereka tidak hanya menjalankan program kerja seperti penghijauan atau pelatihan administrasi gampong, tetapi juga berbaur dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat,” ujar Dr. Heikal.
Camat Krueng Barona Jaya, Sayusi, S.E., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Unmuha karena telah memilih wilayahnya sebagai lokasi KKN Berdampak tahun ini.
“Kami berharap kehadiran adik-adik mahasiswa bukan sekadar memenuhi tuntutan kurikulum. Gunakanlah bekal keilmuan kalian untuk menyentuh langsung persoalan warga. Semoga program ini meninggalkan jejak manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Krueng Barona Jaya,” ungkap Sayusi.
Acara penyerahan mahasiswa ini turut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kecamatan Krueng Barona Jaya, para kepala desa (Geuchik), Dosen Pendamping Lapangan (DPL), serta pengurus Bapel KKN Unmuha. (Humas)

