Akademisi yang juga tim peneliti dari Program Studi Magister Rekayasa Sipil (MRS) Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) melaksanakan survei penelitian di ruas Jalan Tol Balikpapan–Samarinda pada 28 April 2026.
Kegiatan survei lapangan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Program Penelitian Multitahun Lanjutan (tahun ke-2) untuk Tahun Anggaran 2026 yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui skema penelitian fundamental BIMA.
Tim peneliti dipimpin oleh Direktur Pascasarjana Unmuha, Prof. Dr. Ir. Hafnidar A. Rani, S.T., M.M., selaku ketua peneliti. Turut serta dalam kegiatan ini anggota tim peneliti, yaitu Dr. Ir. Tamalkhani, S.T., M.Eng.Sc., serta Firmansyah, S.T., M.S., Ph.D.
Prof Dr. Ir. Hafnidar A. Rani,. S.T M.M dalam keterangannya menyampaikan bahwa penelitian yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari pada 28-30 April 2026 ini dengan judul “Model Indikator Kinerja Rencana Pengelolaan Lingkungan untuk Konstruksi Jalan Tol Berkelanjutan di Indonesia.
”Kegiatan observasi dan pengumpulan data di lapangan telah memperoleh izin dari PT Jasamarga Balikpapan Samarinda (PT JBS) selaku pengelola jalan tol Balikpapan – Samarinda,” Kata Prof Hafnidar di sela-sela kegiatan survey lapangan pada Rabu, 29 April 2026.
Ia mengatakan bahwa melalui kegiatan survei ini, tim peneliti berupaya merumuskan dan menyempurnakan indikator kinerja tata kelola lingkungan yang esensial bagi proyek infrastruktur jalan tol.
“Pihak PT Jasamarga Balikpapan Samarinda menyambut baik inisiatif tersebut dengan memberikan dukungan akses penelitian, serta berharap hasil riset yang dihasilkan dapat digunakan sebagai dasar rekomendasi untuk perbaikan pengelolaan jalan tol yang lebih optimal,” ujarnya.
Sinergi antara institusi pendidikan tinggi dan praktisi industri ini diharapkan mampu menghasilkan kontribusi nyata, khususnya dalam meningkatkan kualitas, efisiensi operasional, serta keberlanjutan lingkungan pada pengelolaan Jalan Tol Balikpapan–Samarinda di masa mendatang. (Humas)

