Berita, Diktisaintek Berdampak, Kampus Berdampak
Dosen Unmuha Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim di Banda Aceh
Tim Dosen Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) menyelenggarakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Penguatan Kepedulian Sosial melalui Program Santunan dan Fun Games Edukatif bagi Anak Yatim” di Asrama Sahabat Yatim Geuceu Komplek, Banda Aceh, pada Minggu (12/07/2026).
Program PKM ini merupakan kolaborasi lintas program studi (prodi) di Unmuha. Di antaranya adalah Prodi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Pascasarjana, Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI), serta Prodi Perbankan Syariah (PSY) Fakultas Agama Islam (FAI). Dalam pelaksanaannya, Unmuha juga menggandeng Komunitas Peduli Berbagi Banda Aceh.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian sivitas akademika Unmuha terhadap anak-anak yatim. Selain itu, agenda ini menjadi ruang implementasi nilai-nilai kemanusiaan, pendidikan, dan keislaman yang menjadi karakter utama Unmuha.
Tidak sekadar menyalurkan santunan, acara dikemas secara interaktif melalui berbagai fun games edukatif, sesi motivasi, serta aktivitas yang mendorong rasa percaya diri, kebersamaan, dan semangat belajar anak-anak.
Kepala Cabang LAZNAS Sahabat Yatim, Alviansyah Rambe, S.H., menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas kepedulian yang ditunjukkan oleh keluarga besar Unmuha dan Komunitas Peduli Berbagi.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran para dosen dan mahasiswa yang meluangkan waktu untuk berbagi kebahagiaan. Kehadiran Bapak dan Ibu semua bukan hanya membawa bantuan material, tetapi juga memberikan semangat, perhatian, dan kasih sayang yang sangat berarti bagi anak-anak,” ujar Alviansyah.
Ketua Komunitas Peduli Berbagi Banda Aceh, Feri Fahrizal, S.E., menegaskan bahwa sinergi antara komunitas sosial dan perguruan tinggi adalah langkah strategis untuk memperluas manfaat di masyarakat.
Menurut Feri, kolaborasi ini tidak hanya memberikan dampak langsung kepada anak-anak yatim, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran sosial bagi mahasiswa. Dengan begitu, mahasiswa dapat melatih kepekaan terhadap persoalan kemanusiaan di lingkungan sekitar.
Di sisi lain, Ketua Prodi MPAI Pascasarjana Unmuha, Dr. Hamdi Yusliani, S.Pd.I., M.A., menjelaskan bahwa kegiatan pengabdian ini merupakan wujud nyata ajaran Islam.
”Kegiatan ini menekankan pentingnya kepedulian sosial, ukhuwah, dan berbagi kepada sesama. Ini juga menjadi upaya kita bersama dalam meneladani sunnah Rasulullah saw. yang sangat menyayangi anak yatim,” kata Dr. Hamdi.
Usai prosesi pembukaan, acara dilanjutkan dengan berbagai fun games edukatif yang dipandu langsung oleh tim PKM Unmuha dan Komunitas Peduli Berbagi. Permainan dirancang khusus untuk melatih kerja sama tim, komunikasi, konsentrasi, kreativitas, serta membangun suasana belajar yang menyenangkan.
Selain bermain, para peserta mendapatkan sesi motivasi dan penguatan karakter. Materi yang disampaikan berfokus pada penanaman nilai religius, semangat belajar, rasa syukur, serta pentingnya saling menghargai.
Sebagai puncak acara, panitia menyerahkan santunan secara simbolis kepada anak-anak yatim untuk mendukung kebutuhan mereka.
Penyerahan bantuan ini diakhiri dengan doa bersama agar anak-anak senantiasa diberikan kesehatan, kemudahan dalam menuntut ilmu, serta tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia.
Melalui program PkM ini, Universitas Muhammadiyah Aceh kembali menegaskan visinya untuk menghadirkan pendidikan yang seimbang, tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pada penguatan nilai kemanusiaan.
Kolaborasi ini diharapkan dapat terus berlanjut demi membangun budaya solidaritas sosial yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Acara ditutup dengan ramah tamah dan sesi foto bersama antara dosen, mahasiswa, pengurus asrama, mitra komunitas, dan seluruh anak asuh. (Humas)

