Dosen Unmuha Jadi Invited Speaker di APHRS 2026 Korea Selatan, Bahas Deteksi Dini Jantung via Smartwatch

Dosen Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat (MKM) Pascasarjana UniversitasMuhammadiyah Aceh (Unmuha), Dr. Muhammad Iqhramullah, S.Si., M.Si., MKM, mendapat kehormatan menjadi Invited Faculty Speaker pada ajang The 19th Asia Pacific Heart Rhythm Society Scientific Session (APHRS 2026).

Konferensi ilmiah bertaraf internasional tersebut berlangsung pada 21–24 Oktober 2026 di Busan, Korea Selatan. Forum ini diselenggarakan oleh Asia Pacific Heart Rhythm Society (APHRS) bekerja sama dengan Korean Heart Rhythm Society (KHRS).

APHRS 2026 menjadi wadah bertemunya para pakar, dokter spesialis, peneliti, dan tenaga medis profesional dari berbagai belahan dunia untuk membedah inovasi terbaru di bidang kesehatan jantung, khususnya penanganan gangguan irama jantung (aritmia).

Pada gelaran tersebut, Dr. Muhammad Iqhramullah mempresentasikan kajian ilmiah berjudul “Accuracy and Interpretability of Smartwatch Electrocardiogram for Early Detection of Atrial Fibrillation: A Systematic Review and Meta-Analysis.” ​Penelitian ini mengulas keandalan dan daya interpretasi elektrokardiogram (ECG) berbasis smartwatch dalam mendeteksi Atrial Fibrillation (AF) atau fibrilasi atrium secara dini.

Fibrilasi atrium merupakan salah satu bentuk gangguan irama jantung pemicu komplikasi kardiovaskular serius, termasuk stroke..​Temuan ini sangat relevan dengan tren digital health, terutama pemanfaatan perangkat wearable untuk pemantauan mandiri.

Berdasarkan hasil riset yang telah dipublikasikan di Journal of Arrhythmia (2025) serta terindeks di basis data PubMed (DOI: 10.1002/joa3.70087), pembacaan ECG smartwatch secara manual oleh tenaga medis teruji memiliki sensitivitas 96 persen dan spesifisitas 95 persen

Sementara itu, pembacaan otomatis via algoritma perangkat mencatatkan sensitivitas 86 persen dan spesifisitas 94 persen. ​Riset kolaboratif lintas lembaga ini menempatkan Dr. Muhammad Iqhramullah sebagai penulis utama (first author).

​Kehadiran Dr. Muhammad Iqhramullah sebagai pembicara tamu di forum dunia ini menegaskan kontribusi aktif dosen Unmuha dalam pengembangan ilmu kesehatan masyarakat dan teknologi medis. Langkah ini sekaligus memperkuat agenda internasionalisasi kampus.

Direktur Pascasarjana Unmuha, Prof. Dr. Ir. Hafnidar A. Rani, S.T., M.M., IPU., ASEAN Eng., ACPE., APEC Eng., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian tersebut.

“Capaian ini menjadi kebanggaan besar sekaligus bukti nyata komitmen Pascasarjana Unmuha dalam meningkatkan reputasi akademik di kancah global. Semoga prestasi Dr. Muhammad Iqhramullah menjadi inspirasi bagi seluruh civitas akademika untuk terus melahirkan riset inovatif yang bermanfaat luas,” kata Prof. Hafnidar.

Ia menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Dr. Muhammad Iqhramullah. Semoga pencapaian ini terus menginspirasi dan membawa nama Universitas Muhammadiyah Aceh semakin berkibar di tingkat dunia. (Humas)