Berita, Campus, Diktisaintek Berdampak, Kampus Berdampak, Mahasiswa Berdampak
Lepas Peserta KKN, Rektor Unmuha Ingatkan Mahasiswa Jadi Contoh Baik di Masyarakat
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) menjadi agenda penting dalam perjalanan akademik mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha). Hal tersebut ditegaskan oleh Rektor Unmuha, Dr. Aslam Nur, MA, saat membuka pembekalan sekaligus melepas mahasiswa peserta KKN di Aula Fakultas Ekonomi Unmuha pada Selasa, 30 Juni 2026.
Di hadapan para peserta, Rektor menyampaikan bahwa KKN merupakan kesempatan emas bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah.
Mahasiswa diharapkan mampu berinteraksi langsung dengan masyarakat serta memberikan kontribusi nyata dalam memecahkan berbagai persoalan di lokasi KKN.
“KKN merupakan sarana pembelajaran kehidupan di tengah-tengah masyarakat. KKN bukan hanya sekadar program akademik, tetapi juga wujud nyata dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ujar Rektor Unmuha dalam sambutannya.
Rektor juga menekankan tiga identitas utama yang harus dijaga ketat oleh seluruh mahasiswa selama menjalankan program pengabdian ini, pertama, menjaga nama baik almamater Unmuha dengan menunjukkan sikap dan perilaku mahasiswa di lapangan harus mencerminkan integritas, etika, dan profesionalisme tinggi.
Sebagai representasi akademisi yang membawa nilai-nilai pemikiran Islam yang berkemajuan, kami juga mengharapkan pada mahasiswa untuk menjunjung tinggi syariat Islam, termasuk melaksanakan ibadah salat lima waktu secara berjamaah di lingkungan masyarakat.
“Kami berharap mahasiswa dapat memberikan contoh yang baik, yang menunjukkan kualitas kita sebagai mahasiswa yang berasal dari Unmuha dan Aceh,” tambah Dr. Aslam Nur.
Kepala Badan Pelaksana (Bapel) KKN Unmuha, Dr. Heikal Daudy, SH., MH., melaporkan bahwa KKN semester ini diikuti oleh 235 mahasiswa. Seluruh peserta dibagi ke dalam tiga skema program, yaitu KKN Reguler berlokasi di Kecamatan Kuta Malaka.
KKN Muhammadiyah yang dilaksanakan di beberapa Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di wilayah Kota Banda Aceh serta KKN Mandiri Kebencanaan yang mana mahasiswa terlibat langsung dalam penanganan dan pengabdian di lokasi terdampak bencana di Aceh.
“Kami berharap keberagaman program KKN ini mampu mengasah jiwa kepemimpinan dan kepekaan sosial mahasiswa. Manfaatkan momentum ini dengan sebaik-baiknya. Jadikan pengabdian ini sebagai ibadah dan proses pendewasaan diri,” kata Dr. Heikal Daudy.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi pembekalan teknis pelaksanaan lapangan oleh Tim Bapel KKN Unmuha, dan ditutup dengan sesi foto bersama antara Rektor, jajaran sruktural, serta seluruh mahasiswa peserta KKN. (Humas)

