Pascasarjana Unmuha Berpartisipasi dalam Forum Internasional CIC 2026 di Kuala Lumpur

Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) Melalui Program Pascasarjana kembali menunjukkan konstensinya dengan keikutsertaan dalam forum internasional dengan berpartisipasi dalam Construction Industry Congress (CIC) ke-3. Ajang bergengsi ini berlangsung di MET Corporate Towers, Kuala Lumpur, Malaysia, pada 29 September hingga 1 Oktober 2026.

​Sebagai langkah strategis memperluas jejaring akademik global, Pascasarjana Unmuha mengirimkan delegasi yang terdiri dari 5 dosen dan 4 mahasiswa Program Studi (Prodi) Magister Rekayasa Sipil.

​Keikutsertaan ini merupakan wujud nyata implementasi kerja sama (Implementation Arrangement) antara Program Pascasarjana Unmuha dan Construction Research Institute of Malaysia (CREAM)—lembaga riset resmi di bawah Construction Industry Development Board (CIDB) Malaysia.

​Direktur Pascasarjana Unmuha, Prof. Dr. Ir. Hafnidar A. Rani, S.T., M.M., IPU, ASEAN Eng, ACPE, APEC Eng, menyampaikan bahwa ini merupakan kali ketiga bagi Prodi Magister Rekayasa Sipil Unmuha hadir di ajang CIC.

​“Konsistensi ini menunjukkan komitmen kuat Pascasarjana Unmuha dalam mendorong diseminasi riset berskala internasional, sekaligus memperkuat kolaborasi riset dan publikasi global antara akademisi Indonesia dan Malaysia,” ujar Prof. Hafnidar.

​Ia menjelaskan bahwa Construction Industry Congress (CIC) merupakan forum tahunan bergengsi besutan CREAM Malaysia. Agenda strategis ini menjadi titik temu para peneliti, akademisi, pembuat kebijakan, praktisi industri terkemuka, hingga inovator dari berbagai belahan dunia.

​“Mengusung fokus pada transformasi masa depan sektor konstruksi, konferensi ini mengeksplorasi berbagai solusi mutakhir, seperti penerapan Artificial Intelligence (AI), Building Information Modeling (BIM), konstruksi hijau (green construction), serta pembangunan infrastruktur yang tangguh dan berkelanjutan (resilient infrastructure),” jelasnya.

​Melalui partisipasi aktif dalam forum ini, para dosen dan mahasiswa Magister Rekayasa Sipil Unmuha tidak hanya memaparkan hasil riset ilmiah mereka pada sesi Call for Papers dan Industrial Forum, tetapi juga memperluas wawasan terkait tren industri masa depan, memperkuat jejaring profesional antarbangsa, serta mendongkrak mutu publikasi ilmiah bereputasi internasional.

“Kehadiran delegasi Unmuha di Kuala Lumpur diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang rekayasa sipil yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan isu-isu keberlanjutan global,” pungkas Prof. Hafnidar. (Humas)