Pascasarjana Unmuha Optimis Lahirkan Guru Besar Baru Lewat Pendampingan Berkelanjutan

Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Percepatan Jabatan Akademik Dosen Menuju Guru Besar. ​Kegiatan ini berlangsung di Ruang 2D, Lantai 2, Gedung Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unmuha, Jum’at 19 Juni 2026.

Langkah strategis ini dilakukan sebagai upaya nyata institusi dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta mengakselerasi karier akademik para dosen. Adapun pelaksanaannya merujuk langsung pada Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 39/KEP/2026 tentang percepatan kenaikan jabatan akademik dosen menuju Guru Besar.

Direktur Pascasarjana Unmuha, Prof. Dr. Ir. Hafnidar A. Rani, ST, MM, IPU, ASEAN Eng, ACPE, APEC Eng, menyampaikan bahwa agenda ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif kepada para dosen. Hal itu mencakup regulasi terbaru, kelengkapan persyaratan administrasi, hingga strategi jitu dalam memenuhi unsur-unsur penilaian pengusulan jabatan akademik tertinggi tersebut.

“Dalam sosialisasi tersebut, para peserta memperoleh informasi mengenai mekanisme percepatan kenaikan jabatan akademik, pemenuhan publikasi ilmiah bereputasi internasional, penguatan rekam jejak penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta penyusunan dokumen pendukung sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Prof. Hafnidar.

Beliau juga menuturkan bahwa agenda ini merupakan bagian dari komitmen penuh Pascasarjana Unmuha untuk mendukung penuh pengembangan karier akademik dosen, sekaligus mendongkrak jumlah profesor di lingkungan universitas.

“Kehadiran Guru Besar diharapkan dapat memperkuat kapasitas institusi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus meningkatkan daya saing universitas di tingkat nasional maupun internasional,” lanjutnya.

​Melalui program sosialisasi yang diikuti dengan pendampingan berkelanjutan ini, pihak Pascasarjana Unmuha mengaku optimis para dosen yang hadir dapat segera memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan.

“Langkah ini diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan, peningkatan kualitas pendidikan tinggi, serta kemajuan Universitas Muhammadiyah Aceh di masa mendatang,” ungkap Prof. Hafnidar optimis.

Sebagai informasi, kegiatan akselerasi ini diikuti oleh deretan dosen Unmuha yang dinilai potensial untuk segera mengajukan usulan Guru Besar, antara lain:

1. ​Dr. Nuzulman, S.E., M.Si.

2. ​Dr. Ir. Tamalkhani, S.T., M.Eng.Sc., IPM., ASEAN Eng.

3. ​Dr. Agustiar, S.T., M.T., IPM.

4. ​Dr. Farrah Fahdhienie, S.K.M., M.P.H.

5. ​Meutia Zahara, S.Si., M.Sc., Ph.D.

6. ​Dr. Basri Aramico Ib, S.K.M., M.P.H.

7. ​Dr. Surna Lastri, S.E., M.Si.

8. ​Firmansyah, S.T., M.S., Ph.D., IPM., ASEAN Eng

(Humas)