Berita, Campus, Diktisaintek Berdampak, Kampus Berdampak
Perwakilan Unmuha Hadiri Workshop LLDikti XIII, Dorong Kerja Sama Berkelanjutan dengan Sektor Industri
Tiga Perwakilan Dosen Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) menghadiri Workshop Optimalisasi Kemitraan Perguruan Tinggi dengan Dunia Usaha, Dunia Industri (DUDI), dan Pemerintah Daerah diselenggarakan di Gedung LLDikti Wilayah XIII pada Kamis 18 Juni 2026.
Workshop Optimalisasi Kemitraan Perguruan Tinggi dengan Dunia Usaha, Dunia Industri (DUDI), dan Pemerintah Daerah ini dilaksakan sebagai upaya memperkuat sinergi antara institusi pendidikan tinggi dengan para pemangku kepentingan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan kompetensi lulusan, serta penguatan relevansi kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja.
Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk membahas berbagai peluang kolaborasi yang dapat diwujudkan melalui program magang, pelatihan vokasi, penelitian terapan, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia yang berorientasi pada kebutuhan pembangunan daerah dan industri.
Adapun ketiga dosen yang hadir dalam pertemuan ini adalah Ketua Program Studi Kewirausahaan, M. Arief Setia Budi, S.E., M.M., Ketua Program Studi Perbankan Syariah, Susi Wardani, S.HI., M.Ag., dan Ketua Gugus Kendali Mutu Program Studi Magister Rekayasa Sipil, Dr. Ruslan, S.T., M.T.
Salah seorang perwakilan dossn, Susi Wardani, S.HI., M.Ag., dalam keterangannya menyampaikan bahwa partisipasi perwakilan Universitas Muhammadiyah Aceh menunjukkan komitmen institusi dalam memperluas jejaring kemitraan dengan DUDI dan pemerintah daerah guna mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Melalui forum ini, diharapkan terbangun kerja sama yang berkelanjutan dan saling menguntungkan, sehingga dapat mendorong peningkatan mutu pendidikan tinggi, memperkuat implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), serta berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi dan sosial di Provinsi Aceh,” Kata Susi Dalam Keterangannya.
Workshop tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dan mitra strategis dari berbagai sektor. Dari unsur pemerintah dan dunia industri hadir Rahmat Faisal, S.T., M.M. dari Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas, Muhammad Taufik dari PT. Pupuk Iskandar Muda, Nurlana, S.E., M.M. dari PT. PLN (Persero), serta Syahrul Effendi, S.E., M.H. dari PT. BPRS Mustaqim Aceh.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut memberikan perspektif yang komprehensif mengenai kebutuhan kompetensi tenaga kerja, tantangan dunia industri, serta peluang kerja sama yang dapat dikembangkan bersama perguruan tinggi dalam rangka menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing. (Humas)

