Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) menyelenggarakan Yudisium Sarjana yang ke-33 Tahun Akademik Genap 2025–2026 yang berlangsung di Hotel Diana, Banda Aceh, pada Rabu, 23 September 2026.
Pada periode kali ini, sebanyak 28 mahasiswa resmi dikukuhkan sebagai lulusan setelah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian kurikulum akademik. Capaian akademik periode ini mencatatkan prestasi membanggakan, dengan 20 di antaranya meraih predikat kelulusan dengan pujian (cumlaude).
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Psikologi Unmuha, Hanna Amalia, S.Psi., M.Psi., Psikolog, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh lulusan Yudisium ke-33 Fakultas Psikologi Unmuha. Semoga integrasi keilmuan, pengalaman, dan nilai-nilai etik yang diperoleh selama masa studi dapat menjadi pijakan kokoh untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Dalam sambutannya ia menegaskan bahwa purna studi bukanlah titik akhir dari dinamika pembelajaran. Ia menyampaikan bahwa dengan berakhirnya status kemahasiswaan bukan berarti Anda berhenti belajar. Ilmu pengetahuan dan teknologi terus bertransformasi.
“Oleh karena itu, jadikanlah belajar sebagai kebutuhan berkelanjutan. Sebagai insan psikologi, esensial bagi kita untuk terus mengasah empati. Lulusan psikologi tidak hanya dituntut menguasai kompetensi teoretis dan keterampilan profesional, tetapi juga kapasitas dalam memahami manusia secara holistik.” kata Hanna dalam sambutannya
“Nilai empati, kepedulian sosial, dan komitmen pembelajaran sepanjang hayat (lifelong learning) menjadi pilar utama dalam memasuki tatanan profesional maupun kehidupan bermasyarakat,” ujar Hanna menambahkan.
Mewakili para lulusan, Ferdian Firmansyah,. S.Psi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada pimpinan fakultas, jajaran pengajar, dan tenaga kependidikan atas dedikasi serta pendampingan selama masa studi.
“Tanpa terasa, beragam dinamika telah kita lalui bersama. Momen kebersamaan ini tentu akan menjadi kenangan berharga seiring selesainya masa studi. Tidak ada lagi penugasan akademik maupun tenggat waktu yang mendesak. Kini, kita melangkah di jalur masing-masing demi menggapai cita-cita masa depan,” ungkap Ferdian.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap keunggulan akademik dan keterlibatan komunal, Fakultas Psikologi Unmuha turut memberikan penghargaan khusus kepada mahasiswa berprestasi. Putri Rizkia dianugerahi penghargaan atas capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi, sementara Siti Indah Octaviana dinobatkan sebagai mahasiswa paling berkontribusi. Penghargaan bagi Siti Indah Octaviana diberikan atas rekam jejak keaktifannya dalam tridharma dan kegiatan kemahasiswaan.
Ia tercatat aktif sebagai relawan kemanusiaan dalam penanganan bencana banjir di Aceh, pemandu acara (host) Psychotalk, Asisten Laboratorium Psikologi Unmuha, serta pembawa acara (Master of Ceremony) pada berbagai agenda tingkat universitas maupun kegiatan kemahasiswaan lainnya.
Apresiasi tersebut menegaskan komitmen fakultas dalam menginternalisasi pengembangan kapasitas mahasiswa, baik melalui keunggulan akademik maupun keterlibatan aktif dalam pengabdian masyarakat, komunikasi publik, dan organisasi kemahasiswaan.
Yudisium ke-33 ini menandai tuntasnya satu fase perjalanan transformatif bagi 28 lulusan Fakultas Psikologi Unmuha. Setelah menempuh pembelajaran teoretis, praktik laboratorium, penelitian saintifik, dan pengabdian masyarakat, para lulusan kini bersiap mentransfer pengetahuan ke dunia profesional, pengabdian sosial, maupun jenjang pendidikan yang lebih tinggi. (Humas)

