Wakil Direktur Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha), Dr. Farrah Fahdhienie, SKM, MPH, bersama Firmansyah, ST, MS, Ph.D, Kepala Program Studi (Kaprodi) Magister Rekayasa Sipil Unmuha turut menghadiri acara “Sosialisasi Akreditasi dan Penguatan Mutu Program Studi Keteknikan Menuju Unggul 2026”. di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Selasa, 21 April 2026.
Acara ini diselenggarakan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Program Studi Keteknikan (LAM Teknik) dalam upaya mendorong peningkatan mutu pendidikan yang bertujuan untuk mendorong program-program studi keteknikan di Indonesia menuju Peringkat Unggul.
Kegiatan sosialisasi diisi dengan pemaparan panduan teknis dan kebijakan terbaru dari para ahli dari LAM Teknik. Prof. Hari Purnomo membawakan materi mengenai Kebijakan dan Gambaran Umum LAM Teknik, serta memberikan arahan komprehensif mengenai Strategi Penyusunan Laporan Evaluasi Diri (LED) dan Laporan Kinerja Program Studi (LKPS).
Selain itu, pemaparan mengenai Diferensiasi Misi, Akuntabilitas, Sistem Penjaminan Mutu, dan Program Pengembangan Berkelanjutan disampaikan oleh Prof. Maya Sarah. Prof. Muhammad Mukhlisin juga melengkapi diskusi dengan materi terkait Relevansi Pendidikan, Penelitian, PkM, SDM Dosen dan Tenaga Kependidikan, hingga evaluasi Sarana, Prasarana, K3L, dan Luaran Mahasiswa.
Salah satu sorotan utama dalam pemaparan materi adalah pergeseran paradigma akreditasi dari sekadar kepatuhan administratif dan berbasis skor (score-based) menjadi paradigma baru yang berbasis pada capaian (outcome-based).
Para narasumber juga menekankan bahwa akreditasi bukanlah sebuah tujuan akhir, melainkan sebuah instrumen evaluasi objektif untuk mencapai mutu pendidikan yang benar-benar berkelanjutan.
Acara ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan arahan penutupan dari seluruh narasumber yang berlangsung hingga pukul 17.00 WIB.
Keikutsertaan perwakilan Unmuha dalam sosialisasi ini merupakan wujud nyata komitmen institusi untuk terus meningkatkan kualitas kurikulum dan lulusannya agar selaras dengan tuntutan standar nasional dan global. (Humas)

